Memilih material atap adalah keputusan investasi jangka panjang. Berikut perbandingan biaya total kepemilikan (Total Cost of Ownership) selama 20 tahun:
Atap keramik: Harga material mahal, biaya pasang tinggi karena berat, perawatan rutin diperlukan (pembersihan lumut, penggantian pecah), umur pakai 15-20 tahun, efisiensi energi rendah.
Atap seng: Harga material murah, biaya pasang rendah, perawatan tinggi (karat, bocor), umur pakai 8-12 tahun, efisiensi energi sangat rendah (menyerap panas).
Atap UPVC: Harga material kompetitif, biaya pasang moderan, perawatan minimal, umur pakai 20-30 tahun, efisiensi energi tinggi (menahan panas).
Dari segi nilai jual kembali properti, atap UPVC memberikan return terbaik karena daya tahan dan estetika yang lebih unggul.


